Pengaruh Warna Dalam Menyugesti Pikiran

Warna-warna dalam kehidupan manusia tidak bisa diremehkan keberadaannya. Setiap warna ternyata memberikan reaksi segestif berada pada otak. Ada warna yang bisa memicu rasa marah, agresif, rileks, dan sebagainya. Bahkan, ada juga warna yang bisa dijadikan sarana buat membantu keberhasilan program diet.

Biru
Kalo kamu mau menguruskan berat badan, pilih warna ini buat ruangan. Studi yang dilakukan Kenneth Fehrman menemukan, warna biru efektif dalam menekan nafsu makan.

Merah Muda (Pink)
Warna ini bisa memberikan reaksi dalam meredam kemarahan dan kecemasan. Studi tang dilakukan American Institute for biosocial and medical Research mengatakan, warna merah muda tidak cukup kuat buat memacu otot-otot jantung supaya bereaksi seperti waktu orang marah. Warna ini membuat pikiran lebih tenang dan tidak menimbulkan sikap agresif.

Merah
Menurut studi dari Universitas Rochester di New York. Warna merah dikaitkan dengan sugesti buar lebih romantis, gairah seksual, dan kekuasaan. Pada pengamatan terdapat 100 priayang melihat gambar wanita. Kebanyakan mereka suka dengan gambar wanita yang berpakaian merah.

Kuning
Warna ini bisa meningkatkan konsentrasi karena mempengaruhi otak dan sisten saraf lebih aktif.warna kuning juga mampu merangsang melepas hormon  serotonin di otak yang memicu rasa bahagia. Jadi kuning sangat cocok dipakai buat membangkitkan semangat.

Hijau
Kalau mau suasana yang menyenangkan, pilihkann warwa hijau buat ruangan kamu. Kalau diterapkan buat ruang kantor, warna ini bisa membuat penghuninya lebih rileks dalam bekerja dan sehat secara mental. Hijau adalah warna kedamaian.

Putih atau Hitam
Menurut studi dari bzdan Antariksa AS, NASA, warna putih kurang baik dipakai untuk ruangan. Warna kontrasnya cukup mengganggu mata. Tapi, warna ini sangat cocok dipakai dalam berpakaian seperti pada dakter atau perawat. Pasalnya, warna putih menimbulkan kesan altruistik atau sikap rela berkorban bagi kesejahteraan orang lain tanpa memperhatikan diri sendiri. Sementara buat warna hitam, bisa memberikan sugesti untuk bertindak lebih agresif.

5 Bahan Makanan dengan Lemak Sehat

Gak semua yang mengandung lemak itu merugikan. Dilansir dari MindBodyGreen, ada beberapa makanan yang lemaknya justru sangat baik buat meningkatkan kesehatan tubuh : 

Kacang-kacangan
Kacang sangat baik dimasukkan sebagai makanan sehat. Lemaknya sehat dan kaya protein. Kacang menjadi sumber asam alpha lenolenic dan omega-3 yang baik buat jantung. Omega-3 juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat. Kacang punya L-arginine, sebuah asam amino buat meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan fungsi pembuluh darah, dan mencegah penyakit kardiovaskuler. Kacang juga diketahui punya serat sehat dan vitamin E. Kamu bisa memilih berbagai jenis kacang yang kamu suka.
  
Minyak Zaitun
Minyak ini sangat sehat dan berperan dalam menurunkan kolesterol jahat. Jenisnya adalah lemak tak jenuh tunggal. Zaitun kaya antioksidan, karotenoid, dan vitamin E. Manfaat lainnya adalah mencegah kanker, mengatur kadar gula, mengurangi keparahan asma, dan mengatasi radang sendi. Kamu bisa memakainya untuk menumis, memanggang, memasukkan ke salad, atau meminumnya langsung. Usahakan mendapatkan zaitun yang ekstrak virgin oil.

 Alpukat
Lemak yang dimiliki alpukat gak berbahaya. Bahkan alpukat menjadi sumber glutathione yang membantu peningkatan kekebalan tubuh dan memerangi radikal bebas. Zat folatnya menurunkan resiko jantung dan stroke.

 Minyak kelapa
Kandungan lemak pada minyak kelapa baik untuk menyehatkan sistem kardiovaskuler dan mengatasi gula darah. Minyak ini juga baik untuk kesehatan ginjal, hati dan mendukung sistem kekebalan tubuh. Asam lemak jenuh pada minyak kelapa berbeda dari jenis yang muncul dari hewani. Tipe minyak ini trigliserida rantai menengah, yang mudah dimetabolisme dan berubah menjadi energi. Minyak kelapa bisa meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Biji-bijian
Biji bunga matahari, biji labu, biji rami, dan biji lainnya kaya dengan omega-3. Lemak ini sangat sehat. Protein pada biji-bijian juga tinggi. Selain asam lemak omega-3, biji-bijian juga mengandung antioksidan, serat, magnesium, fosfor, mangan, tembaga, besi dan seng.

Resiko dan Bahaya Memasang Behel atau Kawat Gigi

 

Beberapa tahun belakangan ini, memasang behel atau kawat gigi menjadi tren di kalangan anak muda (remaja) sampai orang dewasa. Tapi, tahukah kamu  sama resiko dan bahaya dari memasang behel atau kawat gigi kalau Cuma buat mengikuti  tren atau gaya-gaya doang? Kawat gigi atau behel dengan berbagai  warna karet dan aksesoris pelengkap lainnya sering terlihat mencolok dari gigi pemakainya.

Biasanya pemakai behel yang tidak punya masalah sama susunan gigi beralasan pakai behel buat tampil gaya supaya terlihat lebih kern aja. Padahal memasang behel Cuma buat bergaya atu mengikuti trend fashion itu Cuma bisa merugikan diri sendiri, “ kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), drg. Zaura Rini Anggreini MDS. Bahaya yang bisa didapat dari memesang behel buat gaya-gayaan ada beberapa macam. Mau tahu seperti ada bahaya dari memasang kawat gigi? Langsung aja simak penjelasan berikut ini :



1.      Gigi bisa jadi goyah saat tulang yang memegang gigi berubah mengikuti kawat yang mecekat gigi di atasnya, maka gigi bisa jadi goyah. Sama seperti pagar yang ditekan terus, lama kelamaan pondasinya akan longgar dan goyah.

2.      Susah buat dibersihkan memakai behel Cuma buat gaya-gayaan bisa membuat kebersihan gigi tidak terjaga. Terutama membersihkan sisa makanan yang menempel di sela-sela briket dan kawat. Tentu kalo kondisi seperti ini diberikan, gigi bisa menjadi kotor.

3.      Muncul kuman dan bakteri karena susah dibersihkan, kuman dan bakteri bisa mudah sekali hidup di mulut. Kuman bisa mudah sekali terselip di sela-sela dan karetnya, kalau tidak rajin memakai obat kumur mulut. Kuman dan bakteri banyak hidup di mulut, maka bisa timbul bau mulut. Apalagi kondisi gigi sulit buat dibersihkan karena ada kawat gigi tersebut.

4.      Susunan gigi bisa jadi berantakan proses pemasangan yang asal-asalan, apalagi kalau dilakukan oleh orang yang bukan ahlinya, bisa makin memperparah bentuk gigi yang sebenarnya sudah bagus. Ini disebabkan bentuk gigi bisa mengikuti bentuk kawat tersebut.

5.      Penularan penyakit memasang behel di tukang gigi yang tidak berizin resmi atau illegal semakin menambah buruk resiko terkena penyakit menular. Ini disebabkan alat-alat yang digunakan belum terjamin kebersihannya, apalagi langsung bersentuhan dengan mulut.

Jadi, sebelum masang kawat gigi buat gaya-gayaan lebih baik kamu pikiran dahulu efeknya. Sekarang bagaimana, apakah kamu masih berniat pasang kawat gigi atau behel buat gaya-gayaan aja?

Manfaat Ubi Jalar

Ubi jalar sering dianggap sebagai makanan kampungan. Padahal manfaat yang dikandung ubi jalar buat kesehatan sangat besar. Nilai gizinya bahkan lebih tinggi dibanding kentang, dan punya indeks gikemik rendah. Serat dan kandungan vitamin A pada ubi jalar juga sangat tinggi, termasuk juga zat besi, folat, tembaga, dan mangan. Bahkan vitamin C, B2, B6, D, E dan biotin juga ada dalam makanan sederhana ini. Manfaatnya baik buat peningkatan sistem imunitas tubuh.
Selain itu, ubi jalar juga menyimpan manfaat lain yang sangat menakjubkan yang dilansir oleh situs Boldsky, di antaranya : 
  • Mencegah Kanker 
Warna terang seperti ungu, oranye, dan merah pada ubi jalar adalah sumber karotenoid yang berupa beta karoten dan vitamin A. Zat ini memberi perlindungan pada paru-paru dan mencegah terjadinya kanker paru-paru serta kanker mulut.
  • Mengontrol Gula Darah
Indeks gikemik yang rendah pada ubi jalar membuat kadar gula darah seseorang gak akan naik dalam waktu cepat. Jenis karbohidrat ini baik dikonsumsi oleh penderita diabetes dan mereka yang bermasalah dengan insulin. 
  • Anti Aging
Ubi jalar punya kandungan karotenoid tinggi, yang meningkatkan tubuh kekebalan tubuh. Juga mampu melawan radikal bebas serta membuat kulit lebih sehat dan gak mudah mengalami penuaan dini.
  • Merawat Elastisitas Kulit
 Ini adalah efek dari tingginya vitamin C, yang menghasilkan produksi kolagen dimana ia menjaga elastisitas kulit.
  • Mencegah Serangan Jantung
Vitamin B6 dalam ubi jalar mengurangi homosistein kimia, yang mengarah pada pencegahan serangan jantung. Kalium yang ada dalam makanan ini juga punya fungsi sama, juga menstabilkan tekanan darah.
  • Mengurangi Stres
Kalium juga mampu menurunkan tingkat sters, dan mengurangi kram otot